- Invite your friends and family to a party "without light" in front of the house. Serve a light meal which is the production of their own country, while playing guitar and singing together.
- Turn off lights, computers and mobile phones. Use the quiet time to take rest of the world electricity by meditating for relaxation of mind and body.
- Invite special friends for a romantic dinner or just chat while accompanied by candlelight.
- Invite your friends to camping in the yard. Singing songs, sharing horror stories, and make corn in the fireplace.
- Relax the muscles and calming the mind and by using a salt bath tub accompanied by candlelight.
- Turn off the computer and write letters using paper and pen as he was accompanied by candlelight, as done by the people at the time had no electricity.
- With friends or family guessing game, chess or cards while sitting in front of the house.
- Play a guessing shadow flashlight.
- See the night sky through a telescope [if you have it] and enjoy the beautiful view of the stars in the sky.
- Take photos or videos of how you and your family spend time in Earth Hour and make images and videos of your family as inspire others to send it to the Home page click www.earthhour.wwf.or.id Facebook, Twitter, Flicker or YouTube. And do not forget to tell the story of your family fun by sending articles to the Earth Hour team in Indonesia earthhourindonesia@gmail.or.id
Soekarno menuduh Inggris yang membantu Belanda
Dr Soekarno, Presiden Pemerintah Indonesia yang tidak diakui, dalam sebuah surat kepada Jenderal Sir Philip Chirtison, telah memperingatkan Inggris bahwa jika mereka melanjutkan “kebijakan dihitung untuk memaksakan kembali kekuasaan Belanda atas Indonesia” hasil akhir akan menjadi “membasahi di Indonesia mandi darah “.
“Sikap Anda jauh dari netral” kata Soekarno. “Ini jelas pro Belanda. Anda tidak bisa menghindari tanggung jawab untuk perang dengan pisau yang harus mau tidak mau dimulai lagi antara Indonesia dan Belanda. Anda sedang membuat semacam bentrokan dimungkinkan oleh arahan, melindungi, dan memelihara akhirnya Belanda karena tindakan melawan kita” .
Soekarno lebih lanjut menuduh Inggris dengan perencanaan untuk menginstal Belanda berkuasa, meskipun sebagai salah satu dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, “Belanda hanya memiliki wewenang untuk memberi pertolongan interniran dan mengumpulkan dan menyita Jepang di Indonesia.
Sebuah peringatan juga diberikan bahwa “ini adalah di luar kekuasaan Republik untuk memastikan keselamatan dari 250.000 penduduk Belanda dan Eurasia di Indonesia. Pertumpahan darah yg tiada akhirnya lebih lanjut akan tercipta jika pasukan Belanda mendarat.
Sementara itu pertempuran telah berhenti di Semarang, kota ketiga Jawa. Gurkha berada dalam kendali penuh kemarin, meskipun pedesaan pegunungan di luar kota masih berada di tangan Nasionalis. Pasukan Jepang harus ditarik sepenuhnya dari kota.
Dari India Reuter melaporkan bahwa dukungan untuk orang Indonesia telah dicanangkan oleh Mr Nehru, Pemimpin Kongres India, dan Mr Jinnah, presiden dari All-India Muslim League.
The Glasgow Herald
Tuesday, October 23, 1945
City Edition



